Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Telah kuikhlaskan perpisahan

Perpisahan paling menyakitkan ialah  yang tanpa lambai tangan.   Pergi tanpa berpamitan adalah  sesakit-sakitnya perpisahan.  Di mana pun keberadaanmu sekarang, baik-baiklah di perjalananmu yang baru, semoga seseorang yang kamu inginkan lekas kamu temukan. Belum sempat aku berterima kasih kepadamu untuk segala yang terindah, juga  terbaik yang pernah kamu berikan untukku. Kamu adalah laki-laki keras kepala yang pernah ku kenal.  Juga laki-laki terbaik yang pernah aku rindukan. Kini, yang bisa kulakukan untukmu hanya mengenang. Aku tidak lagi bisa mengganggu waktumu walau hanya untuk mengatakan  "Aku Rindu ".  Yang lebih menyakitkan bagiku adalah kelak harus ikhlas menerima kenyataan, jika kamu akan jatuh cinta kepada seseorang yang bukan aku. Namun, sudahlah. mau tidak mau,  aku harus belajar merelakanmu.  Kini, sudah waktunya aku berjalan menjauhi langkahmu.  Kamu bebas, ikatan darik...

Tentang sebuah rasa

Melangitkan doa untuk cinta adalah sebaik-baik mencintai dengan cara yang baik.  Aku mencintaimu dalam diamku. Meski diam, bukan berarti aku tidak memperjuangkan. Untukmu, seseorang yang akan menjadi pelengkap takdirku.  Meski , untuk sementara kita terpisah jarak, waktu, dan ruang semesta. Semoga kita selalu dipeluk oleh doa yang sama. Aku tidak mengkhawatirkan kita yang saat ini belum jumpa.  Karena aku tahu, setiap hal baik akan datang tepat sesuai waktu.  Saat waktunya tiba, semoga aku tidak melewatkanmu, begitu pula dengan kamu kepadaku. Sampai jumpa pada pertemuan kitabyang akan direstui oleh siapa saja😇