Telah kuikhlaskan perpisahan
Perpisahan paling menyakitkan ialah yang tanpa lambai tangan. Pergi tanpa berpamitan adalah sesakit-sakitnya perpisahan. Di mana pun keberadaanmu sekarang, baik-baiklah di perjalananmu yang baru, semoga seseorang yang kamu inginkan lekas kamu temukan. Belum sempat aku berterima kasih kepadamu untuk segala yang terindah, juga terbaik yang pernah kamu berikan untukku. Kamu adalah laki-laki keras kepala yang pernah ku kenal. Juga laki-laki terbaik yang pernah aku rindukan. Kini, yang bisa kulakukan untukmu hanya mengenang. Aku tidak lagi bisa mengganggu waktumu walau hanya untuk mengatakan "Aku Rindu ". Yang lebih menyakitkan bagiku adalah kelak harus ikhlas menerima kenyataan, jika kamu akan jatuh cinta kepada seseorang yang bukan aku. Namun, sudahlah. mau tidak mau, aku harus belajar merelakanmu. Kini, sudah waktunya aku berjalan menjauhi langkahmu. Kamu bebas, ikatan darik...